Program & Dampak SYNCORN
Membangun Desa Wirausaha Melalui Inovasi Jagung Zero Waste, Kelembagaan Usaha, dan Pemasaran Digital
SYNCORN (Synergy Corn Innovation for Rural Empowerment) merupakan inisiatif PPK Ormawa KAPSTRA UGM dalam menggerakkan ekonomi Kalurahan Bumirejo melalui hilirisasi komoditas jagung lokal, pembentukan unit usaha bersama, pelatihan kewirausahaan, dan digitalisasi pasar.
Mengapa SYNCORN Hadir?
Kalurahan Bumirejo memiliki potensi pertanian yang besar, khususnya pada komoditas jagung. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong stabilitas ekonomi masyarakat karena jagung masih banyak dijual dalam bentuk mentah, harga jual cenderung fluktuatif, dan limbah jagung belum dimanfaatkan secara optimal.
SYNCORN hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pengolahan jagung, diversifikasi produk, penguatan kelembagaan usaha, serta pengembangan pemasaran digital. Program ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pengembangan usaha lokal yang berkelanjutan.

825,6135 Ha
(15 padukuhan)
9.193 jiwa
(±70% masih menerima bantuan kebutuhan hidup berkala)
(1.146 petani, 646 buruh tani, 721 wiraswasta)
9.9 Ha
(Produktivitas jagung: ±2 ton/Ha/panen)
Pendekatan Operasional Program
SYNCORN menggabungkan metode analisis partisipatif dengan pengembangan kapasitas langsung masyarakat untuk menciptakan sistem produksi dan pemasaran yang mandiri.
Social Mapping
Pemetaan potensi, masalah, kebutuhan, dan relasi sosial masyarakat Bumirejo secara komprehensif.
Capacity Building
Pelatihan produksi teknis, manajemen usaha, pembukuan keuangan, dan penggunaan teknologi tepat guna.
Community Based
Masyarakat tidak sekadar menjadi sasaran, melainkan pengelola utama tata kelola usaha desa.
Digital Empowerment
Pemanfaatan website katalog, WhatsApp Business, marketplace e-commerce, dan media sosial.
Ekonomi Sirkular & Inovasi Zero Waste
SYNCORN memanfaatkan seluruh bagian tanaman jagung untuk mengurangi limbah pertanian serta menciptakan rantai nilai produk olahan bernilai jual tinggi.
Biji Jagung
→ Cornch & Zealoops
Chips sereal bergizi tinggi.
Rambut Jagung
→ Huskara Tea
Teh herbal kaya antioksidan.
Bonggol Jagung
→ Jabricks
Briket ramah lingkungan.
Kelembagaan Usaha Bersama
SYNCORN menyatukan 5 sektor komunitas lokal Bumirejo ke dalam satu payung kelembagaan unit usaha bersama dengan pembagian peran operasional yang terstruktur.
Tahapan Pelaksanaan Program
Pelaksanaan program SYNCORN dirancang dalam 9 tahapan strategis yang berjalan secara terstruktur dan terukur.
Pemetaan Potensi dan Kebutuhan Desa
Tim melakukan observasi lapangan, survei spasial lahan tani, FGD, serta wawancara pamong kalurahan guna memperoleh data baseline yang presisi.
Social Mapping & Analisis Kelembagaan
Identifikasi pemangku kepentingan, pemetaan peran kerja komunitas sasaran, serta perumusan resolusi sosial untuk menjamin keterlibatan inklusif.
Sosialisasi Terbuka dan Pre-Test
Penyebaran informasi target capaian program, komitmen bersama warga, serta pengukuran baseline pemahaman awal wirausaha sosial.
Pembentukan Struktur & SOP Usaha
Pendampingan legalitas unit usaha bersama, perumusan AD/ART kelompok, dan pembakuan alur kerja operasional harian.
Pelatihan Produksi & Teknologi Tepat Guna
Lokakarya pengolahan olahan pangan serta optimalisasi mekanisasi mesin chopper, pencetak Jabricks, dan tungku pirolisis.
Pelatihan Manajemen Bisnis & Finansial
Bimbingan teknis pencatatan kas, analisis laba-rugi operasional, serta instalasi sistem kasir Point of Sales (POS) berbasis cloud.
Branding, Packaging, & Digital Marketing
Desain kemasan premium ramah lingkungan, pendaftaran marketplace (Shopee, TikTok Shop), serta integrasi QRIS.
Monitoring, Evaluasi, & Penguatan Kemitraan
Pengukuran berkala kapasitas warga (post-test), evaluasi kurva omzet harian, dan penjajakan kerja sama dengan BUMKal.
Lokakarya Hasil & Rencana Tindak Lanjut
Diseminasi capaian dampak program kepada stakeholder regional serta serah terima tata kelola usaha mandiri berjangka panjang.
Target & Indikator Keberhasilan
Capaian performa program diukur secara objektif berdasarkan indikator kuantitatif dan kualitatif.
Peningkatan Kompetensi Ormawa
Target keterlibatan aktif anggota pelaksana KAPSTRA UGM dalam pemberdayaan sosiopreneur.
Pembentukan Kelompok Usaha
Terbentuknya unit usaha bersama berbadan hukum dengan anggota aktif lintas komunitas desa.
Diversifikasi Lini Produk
Standardisasi manufaktur untuk 4 variasi produk olahan sirkular siap edar (Cornch, Zealoops, Huskara, Jabricks).
Standardisasi Mutu & Perizinan
Pemenuhan dokumen NIB, komitmen sertifikasi P-IRT, serta pengurusan jaminan kehalalan.
Perluasan Jangkauan Pasar
Integrasi kanal penjualan pada platform ekosistem digital nasional (Website, Shopee, TikTok Shop).
Mekanisasi & Kasir Digital
Penerapan mesin mekanis tepat guna serta aplikasi pembukuan digital secara disiplin oleh warga.
Peta Jalan (Roadmap) 3 Tahun
SYNCORN dirancang sebagai program jangka panjang demi kemandirian ekosistem bisnis Kalurahan Bumirejo.
Fondasi Program & Validasi
Survei awal, pemetaan kelembagaan, pembentukan unit usaha bersama, pelatihan manufaktur produk, penyusunan branding, serta uji kelayakan pasar.
Penguatan Usaha & Kemandirian Kader
Estafet kepemimpinan kepada pengurus lokal, pemantauan volume produksi harian, optimalisasi omzet profit kuartalan, dan perluasan jaringan distribusi.
Replikasi & Desa Perintis Percontohan
Pengembangan penuh Kalurahan Bumirejo sebagai kawasan percontohan desa wirausaha agro-industri sirkular yang siap direplikasi wilayah lain.
Siapa di Balik SYNCORN?
SYNCORN diinisiasi oleh Keluarga Mahasiswa Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (KAPSTRA) Universitas Gadjah Mada melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Program ini dilaksanakan secara kolaboratif oleh tim mahasiswa, dosen pendamping, pemerintah Kalurahan Bumirejo, kelompok masyarakat sasaran, serta mitra strategis agar pemberdayaan berjalan inklusif dan berkelanjutan.
Dosen Pendamping
Danang Arif Darmawan, S.Sos., M.Si.
Didukung Oleh


